SMK Nurul Abror Al Robbaniyin

Ready for TKA! XII RPL Mantapkan Kesiapan Lewat Gladi Bersih

07 October 2026
Oleh: OSIS SMK NAA
Dilihat: 042 kali
Bagikan:
Ready for TKA! XII RPL Mantapkan Kesiapan Lewat Gladi Bersih

SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin — Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), siswa kelas XII RPL mengikuti gladi bersih yang dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin, 5 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah untuk memantapkan kesiapan siswa sebelum menghadapi TKA yang sebenarnya, sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih jauh alur dan mekanisme pelaksanaan tes.

Gladi bersih tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan TKA. Melalui kegiatan yang berlangsung pada 5–8 Oktober 2026, peserta tidak hanya diperkenalkan kembali dengan mekanisme pengerjaan tes, tetapi juga diberikan kesempatan untuk merasakan secara langsung suasana dan alur pelaksanaan yang nantinya akan mereka hadapi pada TKA sesungguhnya.

Sejak kegiatan dimulai, siswa kelas XII RPL mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan serius. Para peserta menempati perangkat komputer yang telah disediakan dan mengikuti arahan dari panitia serta petugas yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan gladi bersih. Suasana ruang pelaksanaan terlihat kondusif, dengan para siswa memusatkan perhatian pada perangkat masing-masing selama proses simulasi berlangsung.

Tidak hanya kesiapan peserta yang menjadi perhatian, aspek teknis juga turut diperiksa selama pelaksanaan gladi bersih. Perangkat komputer, sistem yang digunakan, jaringan internet, serta berbagai sarana pendukung menjadi bagian yang dipantau untuk memastikan simulasi dapat berjalan dengan baik. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan kendala teknis yang dapat muncul ketika TKA sebenarnya berlangsung.

Dengan dilaksanakannya gladi bersih selama 5–8 Oktober 2026, siswa diharapkan memperoleh pengalaman yang cukup untuk memahami kondisi dan mekanisme TKA. Pengalaman tersebut kemudian dapat menjadi bahan evaluasi bagi peserta maupun pihak sekolah dalam mematangkan persiapan sebelum memasuki pelaksanaan TKA yang sesungguhnya pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

TKA: Bukan Sekedar Tes, Tetapi Gambaran Kemampuan Akademik Siswa

Bagi siswa kelas XII RPL, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan sekadar mengikuti sebuah tes. Di balik pelaksanaannya, terdapat tujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan akademik yang telah mereka bangun selama menempuh pendidikan di SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin. TKA menjadi salah satu sarana untuk menguji sekaligus memberikan gambaran mengenai capaian akademik siswa sebelum mereka melangkah ke tahap berikutnya setelah lulus.

Pelaksanaan TKA bagi siswa kelas XII RPL juga menjadi bagian dari ketentuan yang diterapkan oleh Cabang Dinas Pendidikan wilayah Banyuwangi. Karena itu, siswa perlu mempersiapkan diri dengan baik, bukan hanya agar mampu menyelesaikan tes, tetapi juga agar dapat memperoleh hasil yang mencerminkan kemampuan mereka secara optimal.

Menariknya, hasil TKA nantinya juga dapat memberikan sertifikat kepada peserta. Sertifikat tersebut pada kondisi dan kebutuhan tertentu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung setelah siswa menyelesaikan pendidikan, termasuk dalam proses pendaftaran atau ketika melamar pekerjaan pada perusahaan yang memang mencantumkan hasil atau sertifikat TKA sebagai salah satu persyaratan. Namun, pemanfaatannya tentu bergantung pada ketentuan masing-masing perusahaan maupun jalur pendaftaran yang dituju.

Dengan demikian, TKA memiliki arti lebih dari sekadar kewajiban untuk mengikuti tes. Bagi siswa XII RPL, TKA menjadi salah satu kesempatan untuk mengukur kemampuan, mengenali capaian akademik, sekaligus membawa hasil tersebut sebagai bagian dari bekal menuju masa depan. Baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, hasil yang diperoleh dapat menjadi salah satu gambaran perjalanan akademik mereka selama berada di bangku sekolah.

Mematangkan Persiapan, Sekolah Siapkan Ruang Ujian dan Pengawas Silang

Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin turut mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. Salah satu persiapan utama yang dilakukan adalah menyiapkan ruangan ujian serta beberapa pengawas silang yang akan bertugas selama pelaksanaan TKA.

Pelaksanaan TKA tahun ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari dua kompetensi keahlian, yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL). Jumlah peserta yang cukup banyak tersebut membuat kesiapan ruang ujian dan pengaturan pengawas menjadi bagian penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan.

Ketua Pelaksana TKA SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin, Bapak Arizal Iwan Mabruri, S.Kom., menjelaskan bahwa jumlah peserta secara pasti masih perlu dikonfirmasi kepada pihak yang menangani data peserta.

“Untuk jumlah pastinya masih kurang paham, karena yang tahu pasti itu pihak staf operator,” ujar Arizal Iwan Mabruri, S.Kom.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa data jumlah peserta secara keseluruhan masih berada dalam pengelolaan pihak staf operator, sehingga angka pasti peserta TKA belum dapat dipastikan oleh ketua pelaksana.

Dengan persiapan ruang ujian, pengawas silang, serta koordinasi antarpihak yang terlibat, sekolah berupaya memastikan seluruh peserta dari RPL dan AKL dapat mengikuti TKA dalam kondisi yang tertib dan sesuai dengan mekanisme pelaksanaan yang telah dipersiapkan.

Uji Kesiapan Teknis, Gladi Bersih TKA Sempat Hadapi Kendala

Pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin berlangsung relatif lancar selama dua hari pertama. Pada Senin hingga Selasa, tidak ditemukan kendala yang menonjol hanya pada koneksi internet yang menjadi salah satu aspek teknis dalam pelaksanaan simulasi.

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, pihak sekolah sebelumnya telah melakukan persiapan dengan meningkatkan kapasitas jaringan internet yang digunakan selama gladi bersih. Langkah ini dilakukan agar proses simulasi dapat berjalan lebih lancar dan peserta dapat mengikuti setiap tahapan tanpa terganggu oleh keterbatasan jaringan.

Namun, memasuki pelaksanaan pada Rabu, kendala kembali muncul, kali ini bukan berasal dari jaringan yang disiapkan sekolah. Server mengalami gangguan dari pusat, sehingga permasalahan tersebut berada di luar kendali pihak sekolah. Kondisi ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi dalam pelaksanaan gladi bersih untuk mengetahui berbagai kemungkinan kendala yang dapat terjadi sebelum TKA sebenarnya dilaksanakan.

Ketua Pelaksana TKA SMK Nurul Abror Al Robbaniyyin, Bapak Arizal Iwan Mabruri, S.Kom., menjelaskan bahwa selama Senin dan Selasa kendala yang ditemui lebih berkaitan dengan jaringan internet, sedangkan pada Rabu terjadi permasalahan pada server dari pusat.

“Untuk gladi bersih dari hari Senin sampai Selasa tidak ada masalah, hanya di bagian internet. Tapi hari ini, Rabu, server mengalami masalah dari pusat,” jelas Arizal Iwan Mabruri, S.Kom.

Meski sempat menghadapi kendala teknis, gladi bersih ini justru menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kesiapan teknis sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Dengan demikian, berbagai kendala yang muncul selama simulasi dapat menjadi bahan perhatian agar pelaksanaan nantinya dapat dipersiapkan dengan lebih matang.

Gladi Bersih Jadi Gambaran Sebelum Menghadapi TKA

Bagi siswa kelas XII RPL, gladi bersih menjadi kesempatan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Melalui simulasi ini, siswa dapat mengenali alur pelaksanaan, memahami teknis pengerjaan, serta mengetahui hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki ujian yang sebenarnya.

Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk tetap mengikuti kegiatan. Berbagai kendala yang muncul selama gladi bersih masih dapat diatasi sehingga siswa tetap memperoleh pengalaman dan gambaran mengenai kondisi yang mungkin dihadapi ketika TKA berlangsung.

Salah satu peserta, Abdul Aziz, siswa kelas XII A RPL, mengungkapkan bahwa gladi bersih memberikan gambaran kepada siswa mengenai bagaimana TKA akan dilaksanakan. Menurutnya, kendala yang muncul selama gladi bersih masih dapat diatasi sehingga tidak terlalu menghambat proses persiapan.

“Harapannya semoga nanti bisa mendapatkan nilai yang bagus,” ujar Abdul Aziz.

Selain menyampaikan harapannya, Abdul Aziz juga memberikan pesan kepada siswa XII RPL lainnya agar memanfaatkan kesempatan gladi bersih dengan sebaik-baiknya.

“Maksimalkan waktu gladi bersih untuk menghadapi ujian TKA yang sesungguhnya,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa gladi bersih bukan sekadar kegiatan simulasi, melainkan kesempatan bagi siswa untuk belajar dari pengalaman, mengenali kendala, dan mematangkan kesiapan sebelum menghadapi TKA yang sebenarnya.

Menatap Pelaksanaan TKA, Guru Berharap Semua Berjalan Lancar

Setelah melalui rangkaian persiapan dan gladi bersih, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November. Waktu tersebut menjadi tahap penting bagi siswa kelas XII untuk menerapkan kesiapan yang telah dibangun selama proses persiapan dan simulasi.

Dari pihak sekolah, harapan agar pelaksanaan TKA nantinya dapat berlangsung dengan lancar juga disampaikan oleh guru. Selain berharap tidak terjadi kendala selama pelaksanaan, pihak sekolah turut memperhatikan kondisi para siswa yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami gangguan kesehatan.

“Semoga tidak ada kendala selama pelaksanaan TKA nanti dan supaya berjalan lancar. Serta semoga santri sudah banyak yang sembuh, karena banyak santri yang pulang karena sakit,” ujar guru tersebut.

Harapan tersebut menjadi bagian dari persiapan sekolah menjelang pelaksanaan TKA. Dengan kondisi peserta yang semakin baik dan persiapan yang terus dimatangkan, sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan kondisi yang prima serta memperoleh hasil yang terbaik.

26 Oktober–8 November pun menjadi rentang waktu yang akan menjadi momentum bagi siswa kelas XII untuk menunjukkan hasil dari persiapan mereka. Setelah melewati gladi bersih, siswa diharapkan tidak hanya lebih memahami teknis pelaksanaan, tetapi juga semakin percaya diri dalam menghadapi TKA yang sesungguhnya.